RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Senin, 17 Mei 2010

Drosophila melanogaster (Lalat Buah)



Orang yang pertama yang menggunakan Lalat buah sebagai objek penelitian Genetika adalah Thomas Hunt Morgan yang berhasil menemukan penemuan pautan seks. Spesies lalat buah, Drosophila melanogaster, sejenis serangga biasa yang umumnya tidak berbahaya yang merupakan pemakan jamur yang tumbuh pada buah. Lalat buah adalah serangga yang mudah berkembang biak. Dari satu perkawinan saja dapat dihasilkan ratusan keturunan, dan generasi yang baru dapat dikembangbiakkan setiap dua minggu. Karakteristik ini menjadikan lalat buah menjadi  organisme yang cocok sekali untuk kajian-kajian genetik.

Berikut merupakan klasifikasi dari Drosophila melanogaster  (Borror,1992) :
Kingdom           Animalia
Phyllum             Arthropoda
Kelas                  Insecta
Ordo                  Diptera
Famili                 Drosophilidae
Genus                Drosophila
Spesies               Drosophila melanogaster
  Ada beberapa keuntungan dari Lalat buah (Drosophila melanogaster) sehingga banyak dijadikan objek atau bahan percobaan genetik, di antaranya :
1.    Lalat buah (Drosophila melanogaster) mudah dipelihara dalam laboratorium karena makanannya sangat sederhana, hanya memerlukan sedikit ruangan dan tubuhnya cukup kuat. Biasanya Lalat buah (Drosophila melanogaster) dikembangbiakan dalam botol medium, mediumnya dapat terdiri dari :
Ø  Molase
Ø  Agar Molase
Ø  Agar Pisang
Ø  Campuran antara Pisang dengan tape singkong dengan perbandingan 6:1
     Jenis medium yang paling banyak digunakan adalah medium yang terdiri dari campuran antara pisang dengan tape singkong. Jenis medium ini juga biasanya digunakan untuk pemeliharaan.
2. Pada temperatur kamar (suhu ruangan), Lalat buah (Drosophila melanogaster) dapat menyelesaikan siklus hidupnya kurang lebih dalam  12 hari.
3.    Jumlahnya di alam sangat berlimpah dan mudah didapati.
4.    Lalat buah (Drosophila melanogaster) dapat menghasilkan keturunan dalam jumlah yang besar.
5.    Jumlah kromosom relatif sedikit, yaitu 4 pasang dan memiliki "Giant Chromosme”. kromosom ini terdapat dalam sel-sel kelenjar ludah yang besarnya 100 kali lipat dari kromosom biasa, sehingga mudah diamati di bawah mikroskop cahaya.
6.    Lalat buah (Drosophila melanogaster) memiliki berbagai macam perbedaan sifat keturunan yang dapat dikenali dengan pembesaran lemah. Lalat buah (Drosophila melanogaster) ini memiliki beberapa jenis mutan (individu yang dihasilkan karena adanya mutasi) yang dapat diamati dengan perbesaran yang lemah pula.
7.    Perkembangan dari siklus hidupnya mudah di amati, karena terjadi di luar tubuhnya mulai dari telur, larva, pupa hinggá menjadi dewasa (imago)
LALAT BUAH
a.    Penampilan
Ø Panjang 3 mm
Ø Berwarna kunig coklat atau berbintik-bintik dengan mata merah terang
Ø Perut menggelatung saat terbang , sehingga jadi lambat
Ø Cenderung melayang
b.    Siklus hidup
Ø Berkembang menjadi dewasa dalam 7-10 hari
Ø Dewasa hidup selama 2-9 minggu
c.    Pola hidup
Ø Melakukan perkembangbiakan pada sisa sisa buah dan sayur



Sumber gambar: Nicolas Gompel (University of Wisconsin-Madison) 


Related Post
 





0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright 2009 sinau online Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes